Pesona Keindahan Alam Temanggung

Bingung mencari desitinasi wisata pada libur akhir pekan? Bosan mengunjungi taman wisata yang sudah terlalu mainstream? Mungkin anda bisa memlih salah satu destinasi wisata yang berada di Kabupaten Temanggung, Embung Kledung.

Embung Kledung merupakan waduk mini atau kolam raksasa yang dibangun di lereng Gunung Sindoro bagian selatan. Embung ini dibangun dengan tujuan mengatasi kesulitan air pada musim kemarau dan pengembangan kawasan wisata baru. Daya tarik yang ditawarkan oleh objek wisata ini adalah pemandangan waduk mini dengan latar Gunung Sindoro dan melihat keindahan Gunung Sumbing dari kawasan perbukitan.

embung temanggung

Lokasi Embung Kledung Temanggung

Embung yang berada di Desa Kledung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung dengan ukuran seluas 83 meter x 83 meter ini adalah embung buatan yang dibuat pada 2010. Embung yang berada di atas lahan bekas perkebunan tembakau seluas empat hektare ini dibangun dengan menggunakan dana hasil cukai tembakau pada 2010.

Untuk mencapai Embung Kledung pun tidak terlalu susah. Jika Anda dari Jogja, cukup mengambil rute menuju Wonosobo melewati Temanggung dan Parakan. Dari Parakan Anda langsung menuju Desa Kledung.

Jika Anda sudah sampai di Desa Kledung, cukup bertanya kepada warga sekitar, seketika warga akan menunjukkan lokasi Embung Kledung berada. Waktu tempuhnya pun cukup singkat, hanya memakan waktu sekitar 2,5 jam-3 jam saja.

Kawasan Agrobisnis

Dulu, sebelum embung dibangun, hanya tanaman tembakau yang bisa bertahan di musim kemarau di wilayah ini. Kini, petani setempat juga bisa menanam tanaman lain, bisa buah-buahan, sayuran, bunga atau tanaman lain yang punya nilai ekonomi lebih tinggi.

Berbagai tanaman sayuran dan buah-buahan sangat potensial dikembangkan di daerah ini. Untuk mengembangkan potensi tersebut, saat ini Pemkab Temanggung bekerja sama Yayasan Obor Tani Semarang, tengah menjajagi kemungkinan untuk mengembangkan agrobisnis di kawasan tersebut. Yayasan ini, dengan pola kemitraan dengan petani pemilik lahan, telah berhasil mengembangkan kebun buah Lengkeng Itoh di daerah Semarang.

Daya Tarik Wisata

Potensi lain yang juga tengah digarap adalah mengembangkan wilayah di sekitar embung menjadi tempat wisata. Kledung adalah tempat yang sangat indah dan letaknya sangat strategis untuk pengembangan wisata.

Daerah ini dilalui jalan propinsi dengan jalur Semarang-Temanggung-Wonosobo-Purwokerto atau Jogjakarta-Magelang-Temanggung-Wonosobo-Purwokerto. Jalan tersebut merupakan jalan utama menuju tempat wisata yang sudah mendunia yaitu Dieng. Setiap harinya tidak kurang dari 700-1000 kendaraan melewati jalur tersebut.

Kebun Teh

Di kawasan ini juga terdapat kebun teh yang cukup luas yang pemandangan dan suasanya tidak kalah dengan kawasan Puncak di Jawa Barat. Seni tradisional juga hidup di daerah yang terkenal dengan hasil tembakaunya ini.

Di bidang wisata agrobisnis, potensi yang akan dikembangkan antara lain pengembangan balai penelitian kentang dan agro industri kentang, pengembangan experience tourism saat musim tembakau tiba dan agrowisata Kledung Pass dengan  penanaman strawbery, dan sayuran atau holtikultura.

Di embung tersebut kita disuguhkan pemandangan yang sangat indah. Saat kita berada di sana, kita dibuat serasa di negeri Eropa. Suasana lereng gunung yang dingin ditambah pemandangan hijau dari pepohonan dan gunung  sangat cocok untuk anda penggemar wisata pegunungan.

Tempat ini juga sangat bagus untuk menjadi objek foto anda karena memiliki  latar belakang Gunung Sindoro dan Sumbing serta ratusan pohon cemara.  Jika ingin berkunjug ke tempat ini disarankan untuk datang pada pagi atau sore hari karena udaranya sangat sejuk. Selain itu, anda tidak akan kepanasan jika datang pada pagi atau sore hari.

 

Source by: alampriangan.com

Advertisements

Wisata Candi Prambanan

Siapa yang tidak mengenal candi prambanan. Candi prambanan merupakan salah satu aset bangsa indonesia yang sangat terkenal hampir di seluruh wilayah indonesia khususnya pulau jawa. Sehingga banyak wisatawan baik asing maupun wisatawan lokal yang ingin berkunjung ke tempat obyek wisata candi prambanan tersebut. Candi ini terletak di provinsi yogyakarta tepatnya di kabupaten sleman. Sehingga pada saat liburan sekolah tiba banyak para wisatawan dari seluruh penjuru tanah air dan dari internasional mendatangi obyek wisata candi prambanan.

Selain itu, Candi prambanan ini seiring dari tahun ke tahun selalu melakukan perbaikan dan perawatan rutin terhadap obyek wisata tersebut. Sehingga kondisi dan kelengkapan dari aset negara tersebut dapat terus terjaga sampai saat ini. Selain itu, fasilitas pendukung para wisatawan terus di lengkapi dan di perbaharui oleh pihak pengelola wisata candi prambanan tersebut. Dengan harapan para pengunjung nantinya dapat lebih nyaman berada di candi prambanan dengan berbagai fasilitas pendukung yang di berikan.

Fasilitas yang ada di Candi Prambanan

Adapun fasilitas pendukung yang di miliki di candi prambanan adalah tempat parkir di komplek candi prambanan yang sangat luas sehingga dapat menampung seluruh kendaraan yang di gunakan pengunjung Candi prambanan tersebut. Dan juga dari segi keamanan baik di parkiran ataupun di komplek candi prambanan sangatlah ketat dan bagus. Sehingga angka kriminalitas di tempat ini sangatlah berkurang. Selain itu, bagi anda yang ingin melakukan perkemahan anda bisa memanfaatkan bumi perkemahan rama shinta yang terdapat di area komplek candi.

Candi-Prambanan_2

Selain itu, bagi anak-anak juga di sedikan tempat bermain untuk anak-anak dengan berbagai permainan yang menarik dan dapat mengasah kemampuan dan perkembangan anak anda. Sehingga anak anda dapat lebih betah dan nyaman berada di Candi prambanan. Semoga dengan berbagai fasilitas di dalam maupun di area komplek candi tersebut dapat memberikan informasi yang cukup kepada anda tentang candi prambanan. Sehingga informasi ini dapat bermanfaat dengan baik. Selamat mencoba dan semoga anda bisa memanfaatkannya dengan baik.

Peta Lokasi Candi Prambanan

Alamat: Prambanan, Yogyakarta, Indonesia

Tinggi: 47 m

Mulai dibangun: 850 M

Dibuka: 856 M

>>>Google Maps<<<<

 

source by: alampriangan.com

Tempat wisata gunung bromo di jawa timur

Sejarah Gunung Bromo

Sejarah gunung Bromo tidak pernah lepas dengan cerita legenda dari Joko Seger dan Roro Anteng, cerita ini berkembang turun – temurun sampai sekarang. konon legenda ini merupakan legenda terbentuknya kawah gunung Bromo, gunung Batok dan lautan pasir yang ada di sekitar kaldera Bromo, sejarah singkatnya adalah sebagai berikut.

Pada jaman dahulu, disaat kerajaan Majapahit mengalami gejolak karena adanya banyak serangan yang mengancam kerajaan, penduduk majapahit kebingungan untuk mencari tempat yang aman. ditengah jalan akhirnya mereka berpencar menjadi dua kelompok, yang satu ke penggunungan disekitar Bromo dengan pemimpin rombongan adalah Raja dan Permaisuri dan yang satunya ke Pulau Bali.

Setelah beberapa dekade penduduk yang tinggal di kawasan Bromo mulai bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan, sampai akhirnya lahirlah seorang bayi dari pasangan Raja dan Permaisuri yang diberi nama Roro Anteng. dan tak jauh dari tempat sang Raja dan Permaisuri tinggal juga lahir seorang bayi laki – laki dari keturunan Brahmana yang diberi nama Joko Seger.

Setelah mereka tumbuh dewasa, kedua anak tadi saling jatuh cinta, tetapi dalam perjalanan kisah cinta mereka ada seorang raksasa yang mencoba untuk memisahkan mereka berdua, dengan cara melamar Roro Anteng dengan cara paksa, tetapi Roro Anteng tidak bersedia dan menolak dengan cara halus, yaitu dengan meminta syarat untuk membuatkan sebuah danau di atas Gunung Bromo dengan waktu hanya satu malam. Syarat tadi diterima dan pada proses pengerjaan danau tersebut sudah hampir selesai, Raksasa tadi digagalkan dengan tipu muslihat Roro Anteng. Raksasa tadi mengamuk dan melemparkan batok kelapa yang digunakan untuk menggalih danau tadi. dan konon batok kelapa tadi membesar sehingga membentuk gunung Batok, sementara danau tadi berubah menjadi sebuah kawah gunung.

Itulah legenda singkat mengenai asal muasal terbentuknya Gunung Bromo yang merupakan icon wisata di Jawa Timur.

Rute Perjalanan Ke Wisata Gunung Bromo

Untuk dapat sampai dan menikmati keindahan gunung Bromo wisatawan dapat memilih beberapa jalur transportasi yang ada. kawasan wisata ini memang sangat mudah untuk dijangkau, apabila Anda berasal dari luar Jawa Timur, Anda bisa transit dulu di Surabaya bisa di Bandara atau Stasiun Kereta Api. kemudian Anda bisa melanjutkan perjalanan menuju rute atau jalur dibawah ini. adapun jalur yang bisa dilewati untuk ke gunung Bromo adalah sebagai berikut :

1. Jalur dari Kabupaten Lumajang

Apabila Anda melewati jalur dari kabupaten Lumajang, Anda bisa menempuhnya perjalanan dari kota Lumajang menuju kecamatan senduro, dari sini Anda bisa meneruskan perjalanan menuju desa Ranu Pane, dan kemudian melewati bukit menuju ke kawasan wisata Bromo lewat kawasan Jemplang. apabila sampai di Jemplang Anda sudah bisa melihat pemandangan gunung Bromo dari kejauhan.

2. Jalur dari Malang

Untuk jalur yang melawati Malang, Anda bisa menempuh perjalanan dari kota Malang menuju ke kecamatan Tumpang – Kab. Malang, dari sini perjalanan Anda akan diteruskan ke desa Bulak Klakah, dan akan bertemu dengan jalur yang melewati Lumajang, yaitu kawasan Jemplang dan kemudian dilanjutkan melewati padang savana gunung Bromo

3. Jalur dari Pasuruan

Jalur Pasuruan adalah jalur ketiga yang bisa dilalui apabila Anda akan mengunjungi gunung Bromo, Perjalanan Anda bisa dimulai dari kota Pasuruan menuju ke kecamatan Wonorejo, dari sini Anda dapat melanjutkan ke kecamatan Warung Dowo dan kemudian ke kecamatan Tosari, dari kecamatan Tosari, Anda terus menuju ke desa Wonokitri. kemudian dilanjutkan ke Penanjakan Gunung Bromo

4. Jalur dari Probolinggo

Jalur Probolinggo sendiri merupakan jalur utama ke kawasan Tempat Wisata di Jawa Timur ini, jalur ini merupakan jalur favorit para wisatawan, Anda akan bisa menikmati keindahan alam selama perjalanan ke gunung Bromo. apabila Anda memilih untuk melewati jalur Probolinggo, dari Surabaya perjalanan Anda akan diteruskan ke kabupaten Pasuruan, menyusuri jalan pantura kemudian masuk kabupaten Probolinggo. kemudia Anda akan menemukan pertigaan kecamatan Tongas dan dilanjutkan menuju kecamatan Lumbang, bagi anda yang masih mempunyai waktu serta ingin mengunjugi tempat wisata lain, disini Anda bisa mampir ke tempat wisata Air Terjun Madakaipura.

Setelah sampai di kecamatan Lumbang, perjalanan Anda diteruskan menuju kecamatan Sukapura kemudian mengikuti jalan menuju ke desa Cemoro Lawang dan disinilah pintu utama untuk masuk ke kawasan gunung Bromo.

Kegiatan Yang Bisa Dilakukan di Gunung Bromo

Destinasi wisata yang ada di gunung Bromo kebanyakan adalah wisata alam pegunungan, ada beberapa tempat wisata yang akan membuat Anda terpesona dengan keindahan alam Bromo, bisanya para wisatawan yang datang untuk berwisata ke gunung Bromo akan memulai tour mereka pada malam dini hari sekitar pukul 03.00 WIB dengan menggunakan sarana transportasi Jeep Hardtop atau Motor. kenapa demikian ? karena apabila Anda memulai tour pada jam – jam itu, Anda akan dapat menyaksikan keindahan Sun Rise dari puncak bukit. adapun tempat dan kegiatan yang bisa dilakukan di tempat wisata di Jawa Timur ini adalah sebagai berikut :

1. View Point

Gambar Gunung Bromo

Seperti yang telah kita ulas sebelumnya bahwasanya View Point merupakan tempat yang bisa digunakan untuk melihat pemandangan gunung Bromo dari ketinggian, selain itu wisatawan juga bisa melihat matahari terbit saat pagi hari. Ada beberapa tempat yang bisa Anda kunjungi yaitu Pananjakan, Seruni Point, Bukit Cinta, Bukit Kingkong dan Puncak B29 Bromo.

2. Kawah Gunung Bromo

Kawah Bromo

Kawah Gunung Bromo merupakan destinasi kedua yang biasanya dikunjungi oleh wisatawan yang ke gunung Bromo, kawah yang memiliki garis tengah 800 meter sangatlah unik, untuk dapat mengunjungi kawah gunung Bromo wisatawan biasanya melakukanya dengan menaiki kuda atau berjalan kaki, dan kemudian dilanjutkan dengan menaiki tangga dengan anak tangga berjumlah 250. pemandangan dipuncak kawah Bromo memang sangat elok, dengan dihiasai pemandangan pegunungan tengger dan gunung Batok yang membentuk garis – garis terjal yang ada disamping kawah gunung Bromo.

3. Padang Savana ( Bukit Teletubbies )

Bukit Teletubbies Padang savana Bromo

Padang savana merupakan sebuah hamparan rumput yang sangat luas dengan luas sekitar 10 Km persegi, tempat ini disebut juga bukit Teletubbies, sausana yang nyaman dan sejuk akan Anda rasakan apabila mengunjungi tempat ini, letak dari wisata ini berada di selatan kawah gunung Bromo, tepatnya di kawasan jemplang. Anda akan menemukan keunikan dari gunung Bromo apabila mengunjungi tempat ini.

4. Lautan Pasir ( Pasir Berbisik )

Padang Pasir berbisik-Bromo

Tempat yang satu ini juga merupakan tempat favorit bagi wisatawan yang mengunjungi gunung Bromo, hamparan pasir yang terbentang luas membentuk lukisan garis – garis yang elok. Anda akan bisa merasakan suara bisikan apabila mendekatkan telinga Anda ke dekat pasir. tempat ini juga pernah dijadikan lokasi shooting film Pasir Berbisik yang dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo.

Tips Berwisata Ke Wisata Gunung Bromo

Untuk menikmati keindahan gunung Bromo memang butuh persiapan sebelumnya, untuk itu kali ini twisata akan membagikan tips untuk berwisata ke gunung Bromo, agar nantinya wisata Anda dapat berjalan menyenangkan. Adapun tips untuk berwisata ke Gunung Bromo adalah sebagai berikut :

1. Pilih Waktu Yang Tepat

Mengunjungi tempat wisata di Jawa Timur yang satu ini membutuhkan ketepatan waktu dan sesuaikan dengan rencana Anda, apabila Anda mengunjungi Bromo pada waktu musim kemarau, Anda dapat menyaksikan matahari terbit dengan sangat sempurna, tetapi kondisi pemandangan dari padang savana yang kurang begitu bagus, hal ini disebabkan rumput – rumput di padang savana yang mengering. Dan apabila Anda berkunjung pada musim penghujan, Anda akan kehilangan pemandangan Sunrise, tetapi keindahan padang savana yang menghijau akan dapat Anda nikmati dengan sempurna. jadi Anda dapat memprioritaskan kondisi yang bagaimana yang Anda inginkan untuk berwisata ke gunung Bromo..

2. Jagalah Kondisi Fisik

Kondisi fisik juga harus dipersiapkan dengan baik, hal ini dikarenakan suhu cuaca di gunung Bromo yang sangat dingin, jangan sampai pada saat Anda sedang asik berwisata di Bromo, kondisi fisik Anda menurun, sehingga dapat mengurangi keceriaan Anda menikmati keindahan Bromo.

3. Persiapkan Perlengkapan Pribadi

Sebelum Anda berangkat berwisata ke tempat wisata di Jawa Timur ini, ada baiknya Anda mempersiapkan perlengkapan – perlengkapan pribadi seperti jaket, kaos tangan, kaos kaki dan masker. tetapi bagi anda yang tidak sempat menyiapkanya, didaerah sekitar Bromo banyak sekali penjual dan penyewaan perlengkapan – perlengkapan yang disebutkan. Dan jangan lupa juga untuk menyiapkan perlengkapan pendukung seperti kamere atau video shooting tripot dan juga makanan ringan.

4. Pesanlah Akomodasi Jauh – Jauh Hari

Dengan Anda memesan akomodasi jauh – jauh hari, Anda tidak akan kebingungan lagi pada waktu hari H nya, apalagi pada musim liburan, kebanyakan akomodasi dan penginapan yang tersedia sudah terbooking, dan kalaupun ada harganya akan lebih mahal.

Itulah ulasan mengenai Wisata Gunung Bromo semoga ulasan tadi bisa bermanfaat bagi Anda yang akan mengunjungi tempat wisata di Jawa Timur ini.

 

Source by: twisata.com

Berwisata religius di Gunung Gombong Sukabumi

BOSAN dengan destinasi wisata biasa? Mungkin Anda bisa mencoba wisata religi yang ada di wilayah Sukabumi ini, yatu di Situs Gunung Gombong. Di sana Anda dapat berziarah ke makam Syech Maulana Mansyuruddin yang terdapat di areal tersebut.

Situs ini berada di Dusun Pasir Hideung, Desa Cijurey, Kecamatan Geger Gintung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Menempati areal seluas 131,87 Hektar yang didominasi peopohonan Rasamala, Mahoni, Puspa dan Pinus ini juga menjadi tempat hunian sejumlah satwa yang dilindungi semisal owa jawa, elang, babi hutan, burung perkutut dan kakaktua.

Fasilitas yang ada di Gunung Gombong, selain masjid, juga terdapat maqom, tempat dzikir/bertawasul, MCK, tempat sampah, dan jalan setapak.

Bukit Besar

Meski dinamakan gunung, Gunung Gombong sebenarnya lebih tepat dikatakan bukit besar. Lokasinya berada di pegunungan di antara perbatasan Kabupaten Cianjur dengan Sukabumi, tepatnya di Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi.

Dari pusat Kota Sukabumi, jaraknya kurang lebih 20 km. Bukit ini merupakan lokasi di antara perjalanan ke arah Gunung Gede.

Topografinya yang lumayan tinggi dan berbukit menyajikan pemandangan alam yang indah dilingkupi pepohonan berusia ratusan tahun. Di sini juga terdapat sebuah air terjun yang indah.

Namun, yang paling menarik adalah karena di areal ini terdapat makam Syech Aulia Maulana Mansyuruddin yang dikeramatkan.

Konon dejak tahun 1850, banyak peziarah yang datang serta menggelar pengajian di makam itu. Mereka tidak hanya berasal dari sekitar Sukabumi, tetapi banyak yang dari Jawa, Jakarta, Banten, bahkan dari jazirah Arab seperti Qatar, Quwait, dan Arab Saudi.

Terdapat perbedaan pendapat di seputar keberadaan makam ini. Ada yang mengatakan, makam yang terdapat di puncak Gunung Gombong tersebut adalah makam Syech Aulia Mahmud RA. Ada juga yang mengatakan, itu adalah tempat beliau bertirakat untuk mendekatkan diri kepada Sang Khalik.

Terkait Kerajaan Banten

Syekh Maulana Mansyuruddin dikenal juga dengan nama Sultan Haji, sultan Banten ke-7 sejak tahun 1651. Beliau adalah putra Sultan Ageung Abdul Fatah Tirtayasa (Sultan Banten ke-6).

Konon, setelah menjabat sultan selama kira-kira 2 tahun, beliau berangkat ke Baghdad, Irak, untuk mendirikan negara Banten di sana. Kesultanan untuk sementara diserahkan kepada putranya, Pangeran Adipati Ishaq atau Sultan Abdul Fadhli.

Saat akan berangkat beliau diberi wasiat oleh Sultan Ageung Abdul Fatah. “Apabila hendak berangkat mendirikan negara di Baghdad, janganlah memakai seragam kerajaan, karena akan mendapat malu. Dan jangan mampir ke mana-mana. Harus langsung ke Baghdad, kecuali engkau mampir ke Mekkah. Dan sesudah itu langsung kembali ke Banten,” pesannya.

Di Baghdad, ternyata Sultan Maulana Mansyuruddin tak sanggup untuk mendirikan negara. Sehingga, ia pun mendapat malu.

Di dalam perjalanan pulang, Sultan Maulana Mansyuruddin lupa akan wasiat Ayahnya dan mampir di Pulau Menjeli yang terletak di kawasan Tiongkok. Ia menetap di sana selama kurang lebih dua tahun.

Di sana, Sultan Maulana Mansyuruddin menikah dengan seorang Ratu Jin dan memiliki satu putra.

Sultan Palsu

Sementara itu, selama Sultan Maulana Mansyuruddin berada di Pulau Menjeli, Sultan Adipati Ishaq yang diberi mandat untuk sementara mengelola Kerajaan, terbujuk oleh Belanda sehingga mengangkat diri sebagai Sultan.

Hal ini menimbulkan kemarahan Sultan Ageung Abdul Fatah sehingga memicu terjadinya kekacauan di Kesultanan Banten.

Di saat seperti itu, kemudian datang seseorang yang mengaku sebagai Sultan Maulana Mansyurudin turun dari kapal . Orang-orang di Kesultanan Banten – termasuk Sultan Adipati Ishaq – percaya orang itu adalah Sultan Maulana Mansyurudin yang telah pulang.

Namun, konon sebenarnya dia adalah raja pendeta keturunan dari Raja Jin yang menguasai Pulau Menjeli.

Selama menjabat sebagai Sultan palsu, raja itu membawa kekacauan di Banten sehingga rakyat membenci Sultan dan keluarganya.

Sultan Ageung Abdul Fatah pun turun tangan untuk menghentikan kekacauan, dibantu oleh seorang ulama bernama Pangeran Buang (Tubagus Buang) dari Keraton Pekalangan Gede Banten. Ia adalah keturunan Sultan Maulana Yusuf (Sultan ke-2 Banten).

Lalu terjadilah pertempuran antara pasukan Sultan Maulana Mansyuruddin palsu dengan pasukan Sultan Ageung Abdul Fatah dan Pangeran Buang.

Namun Sultan Ageung Abdul Fatah dan Pangeran Buang kalah sehingga dibuang ke daerah Tirtayasa. Dari kejadian itu, rakyat Banten kemudian memberi gelar kepada Sultan Ageung Abdul Fatah sebutan Sultan Ageung Tirtayasa.

Pulang Ke Banten

Peristiwa tetsebut sampai juga ke telinga Sultan Maulana Mansyuruddin asli di Pulau Menjeli. Ia sadar dan teringat wasiat ayahandanya lalu memutuskan untuk pulang.

Sebelu menuju Banten, beliau pergi ke Mekkah untuk memohon ampunan kepada Allah SWT, karena telah melanggar wasiat ayahnya.

Di Mekkah beliau mendapatkan gelar Syekh. Dengan izin Allah, beliau menyelam di sumur zam-zam dan batu besar di dekat sebuah mata air. Lalu dengan menggunakan telunjuknya, batu tersebut ditulisi.

Kini batu itu berada di daerah Cibulakan Cimanuk Pandeglang Banten. Oleh masyarakat sekitar, batu itu dikeramatkan dan dikenal sebagai Keramat Batu Qur`an.

Setibanya di Banten dan membereskan semua kekacauan, ia memohon ampunan kepada ayahandanya, Sultan Ageung Tirtayasa. Akhirnya, Sultan Maulana Mansyuruddin kembali memimpin Kesultanan Banten.

Syiar Islam

Selain menjadi Sultan, beliau pun mensyiarkan Islam di daerah Banten dan sekitarnya.

Di dalam perjalanan mensyiarkan Islam, Sultan tiba di daerah Cikoromoy dan tinggal di sana sekian lama. Di tempat itu beliau menikah dengan Nyai Sarinten atau Nyi Mas Ratu Sarinten, dan memiliki seorang putra bernama Muhammad Sholih yang dijuluki Kiai Abu Sholih.

Konon Nyi Mas Ratu Sarinten memiliki rambut yang panjangnya melebihi tinggi tubuhnya. Suatu ketika, beliau terbentur batu kali pada saat mandi karena terpeleset menginjak rambutnya sendiri.

Nyi Mas Ratu Sarinten kemudian dimakamkan di Pasarean Cikarayu Cimanuk, Pandeglang, Banten.

Akibat peristiwa itu, Syekh Maulana Mansyuruddin melarang semua wanita keturunannya untuk mempunyai rambut yang panjangnya seperti Nyi mas Ratu Sarinten.

Sepeninggal Nyi Mas Ratu Sarinten, Syekh Maulana Mansyuruddin pindah ke daerah Cikaduen Pandeglang. Di sana, beliau menikah kembali dengan Nyai Mas Ratu Jamilah yang berasal dari Caringin Labuan.

Suatu hari, dalam perjalanan syiar di tengah hutan Pakuwon Mantiung, Sultan Syekh Maulana Mansyuruddin beristirahat di bawah sebatang pohon waru sambil bersandar. Tiba-tiba pohon tersebut menjongkok seperti seorang manusia yang menghormati. Sampai saat ini, konon di sana tidak ada pohon waru yang lurus.

Menolong Harimau

Ketika Syekh Maulana Mansyuruddin sedang beristirahat di bawah pohon waru itu, beliau mendengar suara harimau di pinggir laut. Setelah dihampiri, ternyata kaki harimau tersebut terjepit kima.

Melihat ada manusia di depannya, harimau tersebut pasrah dan merasa ajalnya telah dekat. Di dalam perasaan putus asa, harimau itu mengaum kepada Syekh Maulana Mansyuruddin. Atas izin Allah SWT, tiba-tiba Syekh Maulana Mansyuruddin dapat mengerti bahasa binatang.

Syekh lalu melepaskan kima yang menjepit kaki harimau itu. Setelah itu, sang harimau tersebut dibai`at oleh beliau lalu beliau berkata, ”Saya sudah menolong kamu, untuk itu saya minta kamu dan anak buahmu berjanji tidak mengganggu anak, cucu, dan semua keturunan saya.“

Harimau itu menyanggupi. Syekh Maulana kemudian memasangkan kalung surat Yasin di lehernya dan memberinya nama Si Pincang atau Raden Langlangbuana atau Ki Buyud Kalam.

Ternyata, harimau itu adalah salah seorang raja siluman dari semua 6 Pakuwon. Keenam Pakuwon itu adalah Ujung Kulon yang dipimpin oleh Ki Maha Dewa; Gunung Inten yang dipimpin oleh Ki Bima Laksana; Lumajang yang dipimpin oleh Raden Singa Baruang; Gunung Pangajaran yang dipimpin oleh Ki Bolegbag Jaya; Manjau yang dipimpin oleh Raden Putri; dan Mantiung yang dipimpin oleh Raden Langlangbuana atau Ki Buyud Kalam atau Si Pincang.

Setelah sekian lama menyiarkan Islam ke berbagai daerah di Banten dan sekitarnya, Syekh Maulana Mansyuruddin ke Cikaduen.

Akhirnya, tahun 1672 M Syekh Maulana Mansyuruddin wafat dan dimakamkan di Cikaduen Pandeglang, Banten. Tetapi ada juga yang meyakini ia dimakamkan di Gunung Gombong.

Hingga kini dua lokasi tersebut diziarahi dan dikeramatkan masyarakat.

 

Source by: alimpriangan.com

Wisata candi Borobudur

Candi Borobudur merupakan salah satu situs keajaiban dunia yang ada di negara Indonesia. Candi ini merupakan salah satu harta peninggalan pada masa lalu yang sangat bagus dan membuat anda yang belum pernah datang ke sana harus mengunjungi tempat wisata candi borobudur tersebut.

Seiring berjalannya waktu, tempat wisata candi Borobudur terus melengkapi seluruh fasilitas pendukung yang di harapkan dapat dimanfaatkan oleh para wisatawan yang berkunjung kesana.

Tempat Candi Borobudur ini berada di provinsi jawa tengah tepatnya di magelang. Obyek wisata ini menjadi sangat terkenal karena kelebihan dan keunggulan yang di milikinya.

Tidak hanya tentang struktur bangunan yang dapat di lihat secara fisual saja, namun di belakangnya juga terdapat banyak cerita pada masa kerajaan hindu pada masa lalu yang tentunya ingin kita ketahui. Sehingga tempat wisata candi borobudur ini selalu di kunjungi oleh banyak wisatawan baik asing maupun lokal.

Fasilitas yang ada di Candi Borobudur

Untuk fasilitas pendukung yang sudah di miliki dan di sediakan oleh para pengelola Candi Borobudur adalah sebagai berikut. Tersedianya lapangan parkir kendaraan yang sangat luas sehingga cukup menampung banyak kendaraan pengunjung yang mengunjungi tempat tersebut.

Selain itu, di candi Borobudur juga memiliki banyak fasilitas perkiosan sehingga banyak para pedangan yang menjajakan barang daganganya di kios yang telah di sediakan tersebut. Umumnya barang yang di jual berupa cindera mata khas dari candi Borobudur itu sendiri.

12

Selain itu, fasilitas publik yang lainnya di Candi Borobudur adalah adanya masjid kecil yang berada di area komplek candi. Sehingga para pengunjung terutama Muslim yang ingin melakukan aktifitas rohaninya bisa menggunakan masjid yang sudah di sedikana tersebut.

Dan lebih dari itu, yang paling di gemari adalah adanya museum candi Borobudur yang memiliki beragam koleksi tentang candi borobudur baik dari segi informasi dan juga barang-barang peninggalan yang masih terawat dengan baik di candi ini.

Semoga dengan sedikit informasi yang sudah di jelaskan di atas, dapat memberikan wawasan kepada anda yang belum pernah mengunjungi candi Borobudur secara langsung. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Peta Lokasi & Alamat Candi Borobudur

Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia.

Alamat: Indonesia
Mulai dibangun: 750 M
Luas: 2.500 m²
Tinggi: 35 m
Dibuka: 825 M
Gaya arsitektur: Arsitektur India

GOOGLE MAPS <<<< TAP

 

Source by: alampriangan.com